Rabu, 30 Oktober 2013

Cahaya

Mata ini terlihat sendu sebelum mata ini menangkap dan menemukanmu diantara banyaknya orang yang berkumpul dalam satu tempat. Diwajahnya ketemukan setitik tempat yang mampu aku terangi dengan cahaya yang aku miliki. kutemukan rasa damai diantara barisan gingsul yang tertoreh ketika kau tersenyum.Ya aku kira aku sudah menemukannya. Kamu..

waktu sedikit demi sedikit memudarkan niat untuk meneruskan mendapati ruangan milikmu. ada cahaya yang lebih terang yang sudah memasuki hatimu. Cahaya itu lebih terang dan sudah menerangi hatimu kurun lebih lama. Hingga cahayaku terkalahkan oleh cahayanya. Cahaya itu seolah membuat cahayaku meredup hingga mati, cahayaku sudah berjuang untuk lebih terang hingga mengalahkan cahayanya, tapi memang cahaya ini tidak akan seterang miliknya.

Sayang, bukannya aku menyerah untuk mencoba lebih terang untuk menerangi ruanganmu, bukannya aku mengalah untuk tidak memilih menambah daya untuk bisa lebih terang dari cahayanya.. hanya saja cahaya yang sudah ada dihatimu sejak lama itu tidak pantas untuk digantikan cahaya ku. Aku sadari bahwa cahayanya tidak pernah tergantikan oleh cahayaku.


Aku percaya bahwa kita hanyalah sekilas yang pernah terjebak dalam waktu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar