Kamu datang secara mengendap-ngendap dalam hidupku, dan kemudian
kamu memberi cerita dalam hidupku.
Aku Amy .. aku
sekolah di SMP Negri 2 Bjm
Ery, dia adalah sahabat aku disekolah,kami sekelas. Saat ini
Ery sedang berjuang mengejar teman sekelas kami namanya Diah, semenjak kenaikan
kelas itu Ery mulai menyukai Diah. Berbagai cara dilakukannya tetap saja
hasilnya NOL. Ery tidak pernah pacaran sebelumnya tapi untuk jatuh cinta
mungkin dia sering hanya saja baru kali ini dia coba mengungkapkan perasaan
dengan orang yang di sukainya.
Ery orangnya yang gokil abis, berteman denganny memiliki
khas tersendiri, sifat gokil dan gak tau muka saat dia melucu padahal sangat
memalukan, tapi untuk membuat orang bahagia kenapa tidak ? banyak yang senang
berteman dengannya termasuk aku sendiri, kebetulan keluarga dia dan keluarga
aku satu suku, terkadang aku dan Ery saling ejek-meejek.
Dibalik sikap Ery, ternyata ada kisah terselip diantara
kami.
Kenaikan kelas 9 saat itu masih libur, Ery memintaku untuk
menjadi pacarnya dan aku terima. Ery adalah my first love. Aku tak menyangka
Ery ternyata memiliki perasaan terhadapku. 3 hari hubungan kami kandas,
aku memutuskannya terlebih dahulu,
sebenarnya Ery tidak ada salah apa-apa, hubungan kami baik-baik saja tapi ada
perasaan lain diantara kami dan berujung kebencian.
Kelas 9, sebelum pembagian kelas semua teman-teman aku
mengucapkan selamat padaku, padahal mereka belum tau aku dan ery sudah tidak
merajut hubungan lagi. Aku coba mengkualifikasi semuanya mereka kaget kenapa
secepat ini hubungan kami berakhir, entahlah aku pun bingung.
Saat pembagian kelas, aku bersyukur aku tidak sekelas dengan
Ery, jika sekelas mungkin aku akan semakin membenci melihatnya, tegur sapa pun
tidak ada di antara kami, kini semua hilang gak ada lagi semua yang pernah kami
lalui saat kami masih bersahabat. Aku ingin merebut semuanya kembali, tapi apa
daya semua sudah terlanjur.. kayu sudah menjadi abu.
Hari-hari berlalu aku dan ery tidak pernah tegur sapa di
sekolah. Padahal teman-teman sering mengejek aku dan Ery, tapi entahlah perasaan
benci ku semakin menjadi-jadi. Aku tau ery masih menyimpan perasaannya padaku,
ery mengajak ku balikkan, aku coba terima dan aku coba jalanin, semua nol
semenjak laki-laki masuk dalam kehidupan ku, aku memilih laki-laki tersebut dan
meninggalkan Ery. Yaa kami putus lagi~
Laki-laki yang masuk dalam kehidupanku, sebut saja namanya
Jun. aku bertemu dengannya saat sparing basket. Jun anak basket di salah satu
Sekolah di dekat rumahku. Tapi tak lama
hubunganku kandas juga dengan Jun karena ada perselisihan di antara kami,
setelah putus beberapa hari kemudian Jun mengajak aku balikan, aku terima.. dan
tak diduga akhirnya kandas lagi hubungan ku dengan Jun.
waktu silih berganti,aku tak menemukan laki-laki yang pas
denganku. Aku menjalani hari-hariku sendiri, sedangkan sahabat-sahabatku sedang
asyik menjalin hubungan dengan pacarnya masing-masing yang juga satu sekolah.
Terkadang aku iri dengan mereka, mereka bisa menjalin hubungan lama, knapa aku
nggak ?
terdengar kabar tak baik ditelingaku, Ery pacaran dengan
adik angkatku sendiri. Jujur aku sakit hati kenapa bisa ? namanya Aya, adik
angkat yang biasanya aku jadikan tempat curhat ku tentang Ery, Aku mulai menyayangi
dengan Ery, entahlah apa karena penyesalan.. ? yang pasti saat ini aku membenci
Aya. Hubungan Aya dan ery tidak berjalan
lama, aku berhasil merebut Ery kembali. Aku jahat, mungkin kata orng-orng
seperti itu, tapi bagaimana lagi aku menyayangi Ery saat ini.
Pulang sekolah, Ery selalu mengantarku pulang ya tidak
sampai rumah Cuma sebatas di parkiran motor saja. Biasanya sebelum pulang kami
sllu duduk-duduk dulu di tempat parkir.
“Ery, I love you” ucapku, seakan-aan aku tak mau kehilangan
Ery lagi.
“I love yo to, kesalahan sebelumnya jangan pernah kamu
ulangin lgi. Aku tak mau kehilangan kamu lagi sudah cukup sakit yang kamu beri
yang kemarin-kemarin”, terlihat senyum manis di bibir ery,
“aku janji sayang”, janjiku pada Ery.
Ery sangat baik
padaku, apa yang aku mau Ery turuti, aku latihan dancer pun dia sllu ada
untukku, ery tak pernah marah padaku, padahal aku sangat egois dan mementingkan
perasaanku..
Aku dan ery putus lagi, aku putus karena aku mengulangi
kesalahan yang kemarin. Aku meninggalkannya karena ada laki-laki yg aku sukai.
Namanya Albar, dia pemain bola yang sedang bertanding dan tinggal di Rumah tempat
parkir motorku, disitulah awal mula aku bertemu dengan Albar. Tapi aku dan
albar tidak pacaran, hanya sebatas kaka dan adik. Aku begitu tertarik padanya,
sampai akhirnya aku tau kalau albar mempunyai kekasih dan perasaanku cukup
sampai disini.
Ery begitu kecewa padaku, tapi dia tak pernah menyimpan rasa
benci padaku. Disekolah pun dia sllu mencoba mengambil perhatianku, disetiap
kesempatan dia memandangku. Aku tahu, hanya saja aku membiarkannya. Perasaan ku
sama Ery memang masih ada karena rasa gengsi yang ada di antara kami
Mendekati Tahun Baru, seperti biasa aku dan teman-temanku
merencanakan piknik ke pantai. Aku sedih Ery tak ikut, musibah menimpa dia, yaa
ery kecelakaan dan tangan kanannya patah. Mendengar itu aku shock, apa lagi saat ini kami sedang
menjalani ulangan semester. Aku panik, banyak pertanyaan yang ada dalam otakku
.. bagaimana dia ?
Ada fatma sahabat ku yang bilang padaku tentang kabar itu,
bukan aku saja seluruh sekolah kaget mendengar kabar tentang Ery, Ery emang
sosok yang terkenal disekolah..
“my, gak jenguk Ery ?” Tanya Fatma
“nggak, aku belum siap”, jawabku ketus
“ery mengharapkan kamu datang my, setidaknya kamu melihat kondisinya” pinta fatma padaku,
“ery mengharapkan kamu datang my, setidaknya kamu melihat kondisinya” pinta fatma padaku,
“kamu saja, aku belum betul-betul siap”, aku memang belum
siap untuk ketemu Ery pada saat itu.
Ery, bagaimana
keadaanmu ? aku berharap kamu baik-baik saja L
Rencana piknik kini sepi tanpa Ery, padahal hari itu adalah
hari ulang tahun ery tepat tgl 2 Januari. Aku tak meucapkan apa-apa pada Ery.
Aku belum sanggup menghubunginya, rasa gengsi ini terlalu besar.
Semester 2 menuju UAN, aku melihat Ery di sekolah, dia
menggunakan gendongan tangan. Keadaan ery belum sembuh betul.. aku dan ery tak pernah bertegur sapa lagi.
Aku selalu mencari sosoknya jika dia d sekolah, setidaknya aku bisa melihat
keadaannya. I love you ery J
Sahabat-sahabatku merencakan piknik untuk alumni kelas 8, ya
itu kelasku dulu saat aku masih bisa bercanda dengan Ery. I miss the old time ery L
Momen-momen yang gak pernah aku lupakan, sebelum pergi Ery
mengajak ku balikan, di tempat parkir di hadapan sahabat-sahabatku dia
ungkapkan perasaan sayangnya padaku (lagi)
Senangnya bukan main, akhirnya aku mendapatkan Ery lagi J
Hari minggu tanggal yang sudah di rencanakan aku piknik
dengan mereka, ya aku bahagia akhirnya aku bisa liburan dengan Ery. Tapi sayang
yang aku harapkan tidak sesuai dengan rencana. Ery sibuk dengan teman-temannya,
aku ditinggal sendiri. Ery , aku nangis
pun kamu tidak tau kan ?
Dalam bis menuju pulang, aku dan ery tidak teguran .. aku
sadar ini salahku, aku terlalu egois dan aku minta maaf, akhirnya kami baikkan
lagi.. semua teman-temanku menyorakki kami. Kebahagiaan ku dengan ery bukan
kami saja menikmatinya, tapi juga mereka J
Hubungan kami baik-baik saja kali ini semua berjalan mulus,
aku sering menghabiskan waktuku dengan ery, bukan dengan ery saja tapi dengan
teman-temanku yang lain. Nonton bareng dirumah Ery, dan disitu aku dikenalkan
dengan keluarga Ery. Hampir tiap hari aku ke rumah Ery, mamanya senang dnganku J
Lama-kelamaan hubungan kami gantung, aku mencuekki ery..
Sebelum perpisahan sekolah, Ery dan aku main Drama untuk
hiburan perpisahan nanti. Kisah Putri Salju, aku menjadi putri dan Ery menjadi
pangeran. Saat latihan aku gugup bukan main, kenapa bisa aku dengan ery menjadi
pemeran utama di adegan ini.
Setelah geladi bersih sebelum perpisahan besok, ery mengajak
aku ngomong. Ya ery mnta penjelasan tentang hubungan kami.
“amy, mau kamu apa?” ery bertanya padaku, aku diam aku
bingung harus jawab apa.. “kamu mau kita putus?” ery bertanya lagi padaku, aku
hanya mengangguk, aku sungguh bingung ..
“aku terima amy, asal kamu bahagia”, terlihat kekecewaan
ucapan ery pada saat itu, aku tak mampu menatap wajahnya.. aku sungguh merasa
bersalah, dan finally air mata bercucuran sepanjang perjalanan aku pulang ke
rumah..
Besoknya perpisahan sekolah, aku dan ery memainkan adegan
yang sudah berlatih lebih dari sebulan. Di atas panggung aku dan ery merasa
tidak pernah ada hubungan di antara kami. Kami diatas panggung biasa-biasa saja
seperti tidak ada masalah dan rilex memainkan adegan ini. Ery, tau kah kamu saat adega ini aku berharap kita kita seperti dulu ?
Semua penonton teman-teman , adik kelas dan juga guru-guru
bersorak, mereka semua tau hubungan kami, mereka berharap kalau kami akan
melanjutkan kisah kami. Aku berharap juga seperti itu J
Sebelum pengumuman kelulusan, aku mehabiskan byk waktu
disekolah. Yaa aku dan ery kembali merajut hubungan. Tapi tidak lama..
Kecuekkan ku sungguh keterlaluan, sebelum ulang tahun ku, tgl 26 Juni ery memutuskan hubungan kami, aku
tak bisa bilang apa-apa lagi.. mencegahnya pun aku tidak bisa ..
Aku coba tegar, ya ini salahku aku harus bisa terima :’)
Kini kami melanjutkan ke sekolah yang diinginkan, aku
melanjutkan ke Banjarbaru dan ery tetap disini Banjarmasin.
Tepat 11 juli ulang tahunku, aku balik ke Banjarmasin untuk
bertemu dengan teman-temanku, tak lupa ery mengucapkan dan memberiku kado
boneka “kodok”. Aku bisa berteman dengan ery lagi walau hanya sebatas teman.
Dimatanya masih bisa ku baca kalo rasa itu masih ada. Apa mau di kata dia yg
memutuskan hubungan kami..
Ery, mungkin ini
cerita untukmu cerita kita, ya walau masih byk kenangan yang tak aku tuliskan
di cerita kisah kita..
Kini kisah kita hanya
jadi kenangan, kenangan ku kenanganmu dan kenangan kita..
Aku tau kamu sekarang
bahagia dengan orang yang ada disampingmu saat ini..
Apa kamu tau, setiap
aku pulang ke Banjarmasin aku sellu mencari kabar tentangmu, aku selalu
menanyakan pda mereka bagaiamana keadaanmu sekarang ..
Hanya harapan kosong
jika kita bisa bersama lagi ..
Susah mencari sosok
laki-laki sepertimu ..
Semoga aku bisa
mencari peggantimu J
Dery januarizky, 13
Juli 2009-26 Juni 2010