ke 7 Ramadhan.
kau membaca atau pun tidak aku pun tidak berharap kau membaca tulisan ini. tulisan yang ditulis oleh pengagummu yang sampai sekarang belum bisa memenangkan hatimu.
Selamat ulang tahun kuucapkan untukmu. hari ini umurmu tepat 18 Tahun sama dengan umurku yang ulang tahun kita hanya berbeda beberapa hari.
Aku bingung memulai darimana, masih teringat suaramu yang jauh disana memanjatkan doa-doa untukku di hari ulang tahunku. taukah kamu teman ? aku begitu bahagia ketika aku bisa mendengar suaramu dari jauh. hampir sebulan aku tidak mendengar suara khasmu setelah perpisahan sekolah. aku tiba-tiba langsung sembuh karena mendengar suaramu padahal aku sudah pasrah bahwa kau lupa dengan hari bahagiaku.
hari itu, aku bingung mengucapkan ulang tahunmu bagaimana, aku menjadi stalker untuk melihat orang-orang yg memanjatkan doa untukmu, dan aku bingung apa aku harus mengikuti seperti mereka, namun apa kau akan membalas beberapa kata ditwitter untukku ?
ku putuskan malam saja mengucapkanmu, namun dari sore aku sudah mengirimkan "kado gambar" berwajahkan kamu dan rangkaian kata yang mungkin menurutmu itu lebay. aku panik hp mu ku telpon sampai malam tak pernah aktif. saat kau mengangkat telponku, taukah kamu mulutku terlalu kaku untuk mengucapkan selamat ulang tahun hingga aku hanya mampu mengucapkan "selamat 7 Ramadhan" aku masih ingin berlama-lama ngobrol denganmu tapi kau begitu dingin hingga membuatku bingung apa topik yang ingin ku bicarakan. hmmmm, mungkin ini trakhir kali aku mendengar suaramu. ntah kapan lagi aku bsa dengan alasan apa lagi aku menelpon mu.
Oo ya, sekali lagi kuucapkan selamat 7 Ramadhan. Allah selalu menyertaimu dan semoga langkah dan nafasmu Allah selalu meridhoinya. :') :)
Minggu, 21 Juli 2013
Senin, 24 Juni 2013
Balikpapan oh balikpapan
*syamsuddin noor
menyakitkan ketika harus berpisah dengan orang-orang yang disayang. melangkah untuk menata masa depan. belajar menerima hal baru yang masuk dalam kehidupan itu sangat lah tidak mudah.
hari PERPISAHAN kini terjadi melepas semua kenangan yang berada dibanjarbaru. gak ada lagi nongkrong di Safwah dari pagi sampai malam, gak ada lagi nongrong di koril Bartman, nggak ada lagi ikut latihan futsal gak ada lagi makan-makan di postagio, gak ada lagi namanya mendaki Bukit Teletubbies.. ah semua nya begitu menyedihkan untuk dilepaskan. sebelum gue dan yang lain take off sebelumnya ada perpisahan dengan semua kerabat termasuk mama. sebelum pisah gue nangis, baru kali ini gue sedih gara-gara harus ninggalin mama.
habis sedih-sedihan,, jam sudah menunjukkan untuk boarding dan melambaikan tangan. sebelum itu banyak beberapa kultum aliaas nasihat sebelum pergi
1. ami jangan nakal dsana
2. jangan kaya anak-anak lagi, udah kerja.
3. jadi diri sendiri, jangan jdi diri orang lain lagi
4. jaga sikap, kampung kita dan mereka beda
5. jadi perempuan yang benar, rambut di panjangin
6. jangan banyak jalan-jalan
dan lain-lain, banyyyyyyyyyyyyaaaaaaaaakkkkkkkkk yang gue lupa . heheh :b
gue paling takut yang namanya PETIR ahhhh brengsek diperjalanan malah ujan dan petir-petirnya, kalo di pesawat sama mama sih bisa meluk beliau, la kalo ini masa aku peluk temen? kan malu :|
dan alhamdulillahnya sampai lah di Sepinggan Air Port, kedengaran namanya endusan laut dan kencangnya angin. aaaaaaaaaaaaaa laut laut lauttt ~
dijemput sama bapak telkom utusan pak karim, bukannya di antar kemana malah di antar ke kantor telkom di bagian RC3. jadi harus tidur dsni dulu sementara aktu.
besoknya pertama kali masuk kantor, nggak sperti yang di bayangkan, gue harus bersikap perempuan, pakai baju cewe dan pakai rok. ohhhhhhhh aaaaaaaaa . karena kebiasaan pakai kaos oblong ya gini asa keppa lah -____-
hari itu ngantor free dlu disuruh buat cari kost dulu,
alhamdulillah dapet. lumayanlah walaupun agak mahal ya mungkin blum kebiasaan aja hidup di balikpapan. hehehe :D
mau tau gak kost nya gmna ?
kostnya gabungan sama cowo, agak risih juga sih soalnya gak bebas buat teriak-teriak. namun ada untungnya juga heheheh :)) ada cowo bugis mukanya mirip sama Yongky A *pemain barito* giginya kurang gingsul aja. hahaha..
jadi setiap ngobrol ya enak aja pakai bahasa bugis
sudah ya ceritain bppnya , yang pasti gue harus terima lah bagaimana balikpapan. khidupannya makannya dan yang lain-lain. yang pasti jangan pernah ngeluh karena merantau itu tak selamanya nyaman. kita dimuali dari titik 0 untuk menuju kesuksesan. semoga Tuhan selalu meridhoi pilihan jalan yang ku tempuh. amin ya Rabb O:') kuatkan ami ya rabb :)
Kamis, 13 Juni 2013
kapan kita bertemu ?
Kusam.
Perpisahan ini kurang lengkap ketika aku tak bsa meliatmu untuk terakhirnya.
awalnya, untuk terakhir kali kita bertemu ingin ku bilang "hai, dari dulu sampai skarang rasa itu masih sama" yaa rasa ini masih sama, mungkin aku memang buka orang yang konsisten untuk memilih hati, tapi ketahuilah aku menjalani bersama orang lain bukan berarti aku melupakanmu. aku bisa menyayangi orang selain kamu tapi perlu kamu ketahui ruangan hati untukmu dan mereka itu berbeda. aku bisa menjalaninya bersama orang lain, tapi alangkah bahagianya jika aku bisa bersamamu. kamu indah, menghiasi kisah terakhir di masa putih abu-abuku. mungkin ini memang tak begitu berarti buat kamu, tapi ini sangat berarti buat aku.
oo ya.. aku punya rahasia besar yang belum kamu ketahui dan akan ku katakan ketika kita bertemu beberapa bulan atau pun tahun *lagi.
kamu gak sadar apa rahasia besar itu. tapi kamu akan sadar ketika aku akan mengatakkannya.
kapan ya kita ketemu lagi ?
penyesalan ini selalu mengkeroyokku karena aku bodoh yang blum sempat mengucapkan perpisahan.
Perpisahan ini kurang lengkap ketika aku tak bsa meliatmu untuk terakhirnya.
awalnya, untuk terakhir kali kita bertemu ingin ku bilang "hai, dari dulu sampai skarang rasa itu masih sama" yaa rasa ini masih sama, mungkin aku memang buka orang yang konsisten untuk memilih hati, tapi ketahuilah aku menjalani bersama orang lain bukan berarti aku melupakanmu. aku bisa menyayangi orang selain kamu tapi perlu kamu ketahui ruangan hati untukmu dan mereka itu berbeda. aku bisa menjalaninya bersama orang lain, tapi alangkah bahagianya jika aku bisa bersamamu. kamu indah, menghiasi kisah terakhir di masa putih abu-abuku. mungkin ini memang tak begitu berarti buat kamu, tapi ini sangat berarti buat aku.
oo ya.. aku punya rahasia besar yang belum kamu ketahui dan akan ku katakan ketika kita bertemu beberapa bulan atau pun tahun *lagi.
kamu gak sadar apa rahasia besar itu. tapi kamu akan sadar ketika aku akan mengatakkannya.
kapan ya kita ketemu lagi ?
penyesalan ini selalu mengkeroyokku karena aku bodoh yang blum sempat mengucapkan perpisahan.
Minggu, 19 Mei 2013
That's right.
Bilang gak bilang, aku bakalan merasa kehilangan bukan? Ya aku kehilangan. Kamu.
Tuhan baik sempat mempertemukan kita yang berbeda pulau.
Kali ini ku injakkan kaki ku lagi di kota ini. Jogja. Ada yang membuat aku rindu akan kota istimewa ini ya keramahannya. Berjalan menuju Trans untuk pergi ke daerah dulu tempat aku tinggal. Pugeran. Jogja sama seperti dulu tidak berubah. Dalam trans terlihat ada perempuan thailand sendiri, ingin aku berbicara agar dalam trans tidak terlalu hening karena hari masih pagi dan orang-orang masih belum memulai aktivitas. But, i can't speak english . Haha
Stelah sampai di daerah dekat pojok benteng, yaaa ku rindukan ketika aku berjalan kaki setelah pulang dari kantor, menyapa orang-orang yang sedang melakukan aktivitas di sore hari. sampai lah aku di rumah sederhana, ya ini rumah babe, pemilik angkringan dekat kantor, beliau sungguh berbaik hati membantu ketika aku masih magang disini. Ibu, bagaikan seorang mama pengganti yang memperhatikan smpe sedetail-detailnya.
Setelah melepas rindu, ku langkahkan kaki menuju perjalanan selanjutnya.
Ya menjenguk kaka-kaka yang sedang kuliah diatas gunung sana. Kaliurang.
Satu hari aku disini, dan kesana kemari menancap gas dengan seorang kaka kelasku yang berbaik hati mengajak ku jalan-jalan.
Dsini rame, senyum dan sapaan yang selalu mengiringi perjalanan.
Yang awalnya tidak kenal, akhirnya kenal dan berteman.
Akhirnya mataku tertuju seorang laki-laki jangkung, yang sedang bermain bola dalam lapangan indoor.
Disinilah awal pertemuanku dengannya.
Sosok sederhana, berwajah lugu dan senyum yang selalu mengambang di wajahnya membuat mata ku enggan beralih.
Seorang laki-laki berasal dari kandangan dan kuliah dijogja.
Dari percakapan kecil hingga menjadi sedekat ini sudah ckup membuatku senang.
Tugu dan alun-alun selatan saksi tempat yang pernah kita kunjungi, sederhana. Tapi cukup membuat ku bahagia.
Bahasa banjar yang belum kamu pahami itu membuat aku tertawa. Wajah konyolmu ketika berbicara bahasa banjar itu tidak berhenti membuat senyum ini mengambang.
Dan hari sebelum pulang, masih teringat wajah tololmu.
jogja, aku merindukanmu dan dia. Ntah ini cinta atau hnya rasa yang berlalu. Kau pertemukan aku dengannya untuk sekejap melupakan masa lalu yang cukup menggores luka.
Aku masih ingin bersama, walau perbedaan kota ini dan waktu yang membuat aku lelah menunggu sapaanmu.
Aku tau ini tidak lama, hanya sebentar. Karena aku tau kehilangan pasti ada disetiap pertemuan.
Bilang gak bilang, aku bakalan merasa kehilangan bukan? Ya aku kehilangan. Kamu.
Tuhan baik sempat mempertemukan kita yang berbeda pulau.
Kali ini ku injakkan kaki ku lagi di kota ini. Jogja. Ada yang membuat aku rindu akan kota istimewa ini ya keramahannya. Berjalan menuju Trans untuk pergi ke daerah dulu tempat aku tinggal. Pugeran. Jogja sama seperti dulu tidak berubah. Dalam trans terlihat ada perempuan thailand sendiri, ingin aku berbicara agar dalam trans tidak terlalu hening karena hari masih pagi dan orang-orang masih belum memulai aktivitas. But, i can't speak english . Haha
Stelah sampai di daerah dekat pojok benteng, yaaa ku rindukan ketika aku berjalan kaki setelah pulang dari kantor, menyapa orang-orang yang sedang melakukan aktivitas di sore hari. sampai lah aku di rumah sederhana, ya ini rumah babe, pemilik angkringan dekat kantor, beliau sungguh berbaik hati membantu ketika aku masih magang disini. Ibu, bagaikan seorang mama pengganti yang memperhatikan smpe sedetail-detailnya.
Setelah melepas rindu, ku langkahkan kaki menuju perjalanan selanjutnya.
Ya menjenguk kaka-kaka yang sedang kuliah diatas gunung sana. Kaliurang.
Satu hari aku disini, dan kesana kemari menancap gas dengan seorang kaka kelasku yang berbaik hati mengajak ku jalan-jalan.
Dsini rame, senyum dan sapaan yang selalu mengiringi perjalanan.
Yang awalnya tidak kenal, akhirnya kenal dan berteman.
Akhirnya mataku tertuju seorang laki-laki jangkung, yang sedang bermain bola dalam lapangan indoor.
Disinilah awal pertemuanku dengannya.
Sosok sederhana, berwajah lugu dan senyum yang selalu mengambang di wajahnya membuat mata ku enggan beralih.
Seorang laki-laki berasal dari kandangan dan kuliah dijogja.
Dari percakapan kecil hingga menjadi sedekat ini sudah ckup membuatku senang.
Tugu dan alun-alun selatan saksi tempat yang pernah kita kunjungi, sederhana. Tapi cukup membuat ku bahagia.
Bahasa banjar yang belum kamu pahami itu membuat aku tertawa. Wajah konyolmu ketika berbicara bahasa banjar itu tidak berhenti membuat senyum ini mengambang.
Dan hari sebelum pulang, masih teringat wajah tololmu.
jogja, aku merindukanmu dan dia. Ntah ini cinta atau hnya rasa yang berlalu. Kau pertemukan aku dengannya untuk sekejap melupakan masa lalu yang cukup menggores luka.
Aku masih ingin bersama, walau perbedaan kota ini dan waktu yang membuat aku lelah menunggu sapaanmu.
Aku tau ini tidak lama, hanya sebentar. Karena aku tau kehilangan pasti ada disetiap pertemuan.
Selasa, 14 Mei 2013
Ini sangat tidak baik ketika berada dirumah. Rumah sederhana namun banyak orang. Bukan dewasa tapi anak-anak. Bukan canda tawa yang terluap namun emosi dan makian serta teriakan yang tak penting untuk diluapkan.
Muak. Yap. Seolah seperti tiang yang berdiri tegar untuk mendengarkan. Meanggap semua musik dan amarah seperti lirik lagu. Ketika mood hancur ku jawab semua ocehan mereka, mencoba untuk menyadarkan namun tak bisa.
Ya ini rumahku, keadaannya. Tidak terlalu buruk, dan tidak selamanya buruk. Ada saatnya rumah ini penuh canda tawa tapi ada saatnya tidak.
Bagaimana pun rumah ini, disinilah tempat aku kembali.
Muak. Yap. Seolah seperti tiang yang berdiri tegar untuk mendengarkan. Meanggap semua musik dan amarah seperti lirik lagu. Ketika mood hancur ku jawab semua ocehan mereka, mencoba untuk menyadarkan namun tak bisa.
Ya ini rumahku, keadaannya. Tidak terlalu buruk, dan tidak selamanya buruk. Ada saatnya rumah ini penuh canda tawa tapi ada saatnya tidak.
Bagaimana pun rumah ini, disinilah tempat aku kembali.
Sabtu, 09 Maret 2013
untukmu pacarku
sudah malam minggu keberapa ku lewati ini tanpamu. hanya duduk di depan tv sambio menunggu pesan singkat drimu walau ity hnya menanyakan "apa kabar ?"
aku tau bahwa kita kini menjadi hny aku kamu dan takkan prnh bsa lagi bergenggaman tangan. dan aku sadar kesalahanku yang membuat kita berantakan. serta kamu yang tidak pernah bersabar untuk menungguku berubah menjadi apa yg kamu mau.
untukmu pacarku *dulu*, kita kini bagaikan dua orang asing yang tak pernah berkenalan dan merasakan apa-apa dulu. kita terjebak diantara kenangan buruk yg membuat kita tak betak bisa bertemu sapa dan tersenyum pun susah.
aku tak mau menyebutmu sebagai mantanku, bagiku kamu masih istimewa tapi belum bsamenjadi yang terbaik.
kita pernah punya cerita, kita pernah merangkai kenangan namun kini semua hanya bisa disimpan dalam sebuah ingatan.
berbahagialag dengan gadis baru mu sekarang tuan gingsul. aku percaya jodoh kalo kamu jodohku maka kamu pasti akan kembali.
maaf, jika waktu bersama ku aku belum bisa membuatmu bahagia sepenuhnya.
ku biarkan rindu ini mengeroyokku
ku biarkan bayangan kamu tetap menemani langkahku
setiap ku gadahkan tanganku, terselip nama untuk kebahagiaanmu
terselip juga doa mengharapkan kamu berbalik dan mearahkan cahaya ke arahku
ingatlah sebelum ada kamu dan dia dibalik itu ada kita yang pernah saling merindu..
Aku merindukanmu..
aku tau bahwa kita kini menjadi hny aku kamu dan takkan prnh bsa lagi bergenggaman tangan. dan aku sadar kesalahanku yang membuat kita berantakan. serta kamu yang tidak pernah bersabar untuk menungguku berubah menjadi apa yg kamu mau.
untukmu pacarku *dulu*, kita kini bagaikan dua orang asing yang tak pernah berkenalan dan merasakan apa-apa dulu. kita terjebak diantara kenangan buruk yg membuat kita tak betak bisa bertemu sapa dan tersenyum pun susah.
aku tak mau menyebutmu sebagai mantanku, bagiku kamu masih istimewa tapi belum bsamenjadi yang terbaik.
kita pernah punya cerita, kita pernah merangkai kenangan namun kini semua hanya bisa disimpan dalam sebuah ingatan.
berbahagialag dengan gadis baru mu sekarang tuan gingsul. aku percaya jodoh kalo kamu jodohku maka kamu pasti akan kembali.
maaf, jika waktu bersama ku aku belum bisa membuatmu bahagia sepenuhnya.
ku biarkan rindu ini mengeroyokku
ku biarkan bayangan kamu tetap menemani langkahku
setiap ku gadahkan tanganku, terselip nama untuk kebahagiaanmu
terselip juga doa mengharapkan kamu berbalik dan mearahkan cahaya ke arahku
ingatlah sebelum ada kamu dan dia dibalik itu ada kita yang pernah saling merindu..
Aku merindukanmu..
Jumat, 15 Februari 2013
ex
Mantan itu seperti seorang GURU yang mengajarkan kita bagaimana sakitnya kehilangan dan keikhlasan saat dia pergi. rata-rata banyak kaum adam dan hawa yang belum bisa melupakan mantan, memang susah melupakan mantan apa lagi dia pernah memberi kita kenangan manis ke kita.
Tidak kenangan manis saja, kenangan pahit juga.. orang yang tersakiti biasanya susah melupakan mantan yang sudah menyakitinya padahal dia tau bahwa orang itu sudah menyakiti tapi masih saja berharap dia kembali.
"kan kita masih bisa dekat?" itulah yang sering di lontarkan mantan ketika dia ingin terlepas dari jeratan hubungan cinta, terkadang kita sebenarnya sayang untuk melepaskan, tapi bisa apa ? percuma kita menahannya tapi dia sudah tidak punya rasa ke kita, dan well, kita dicuekkin dan hanya dijadikan pajangan sedangkan dia sudah dapat calon pengganti kita.
"kita bisa sahabatan kan?" kata-kata yang diucapin setelah mantan minta putus, cuma bisa bilang itu? yaiyalah itu hanya kata-kata yang membuat kita sadar bahwa kita tak bisa lagi sama-sama. coba liat setelah putus itu rata-rata orang susah untuk teguran, kalo beda lingkungan oke tak apa tapi kalo masih satu lingkungan sering ketemu rasa nyesek untuk negur :))
nih apalagi kalo tau mantan udah dapat calon atau balik lagi ke mantan, pasti deh rasa cemburu masih ada, greget dan kecewa.. rasanya pengen banget tau-tau tentang hubungan baru mantan alias kepo.
tau gak kalo gak teguran sama mantan itu ada dua : "masih cinta" atau "udah gak punya rasa" alias ilfill..
mantan yang gak mau tegur kita itu biasanya masih cinta dan malu, tapi kemungkinan lain dia sudah ilfill makanya gak mau tegur, dan tapi lagi kalo dia baik ke kita dan negur kita itu ada dua "masih ada sedikit rasa" dan "udah gak punya rasa" menganggap semua sudah baik-baik saja. hahaha *ngaco*
jadi intinya, kalo udah jadi mantan jangan pernah berharap balikkan lagi, percuma semuanya gak bakal indah kaya pertama.
jadikan semua tentang mantan itu sebuah pelajaran bahwa kita harus bisa lebih baik dari sebelumnya
Langganan:
Postingan (Atom)
